PENERAPAN SAMBA UNTUK SERVER SMB PADA DEBIAN

Assalamualaikum wr.wb


 Hai semuanya kembali lagi dengan Nadaa Qurrotu'ainia dari XI TKJ 2, Dalam konfigurasi jaringan, sering dibutuhkan cara agar perangkat dengan sistem operasi berbeda dapat saling berbagi file dan printer. Salah satu metode yang dapat digunakan di debian 12 adalah dengan mengatur server smb berbasis samba. Laporan ini membahas langkah konfigurasi serta kelebihan dan kekurangannya.


Pengertian dari Samba

Samba adalah perangkat lunak open source yang menerapkan protokol smb/cifs, memungkinkan komputer berbasis unix/linux terhubung dan berbagi sumber daya dengan komputer berbasis windows. Fungsi utamanya mencakup berbagi file, printer, dan sumber daya jaringan lainnya, serta pengaturan hak akses pengguna untuk menjaga keamanan data.


kelebihan dari samba

  • memungkinkan berbagi file dan printer antar komputer meskipun menggunakan sistem operasi berbeda
  • fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan jaringan
  • dapat diakses dari berbagai platform tanpa konversi format data
  • mendukung pengaturan izin akses untuk keamanan
  • gratis dan open source
Kekurangan dari samba
  • transfer data bisa lebih lambat dibanding protokol tertentu di jaringan besar
  • konfigurasi awal bisa terasa rumit bagi pemula
  • pengaturan izin yang kurang tepat berpotensi menimbulkan celah keamanan
  • perlu pemeliharaan rutin agar performa stabil

Berikut adalah cara konfiguras samba

Pada network yang ada di virtualbox ganti adapter 1 menjadi Host-only dan untuk adapter 2 diganti menjadi Bridged Adapter


Nyalakan server kemudian masuk sebagai user root dan masukkan perintah "ping google.com"

Setelah itu masuk ke PUTTY dan masukkan IP yang kalian gunakan untuk remote server ssh

Masuk menggunakan user root

Masukkan perintah "apt install samba" untuk menginstall server


Setelah itu kalian masukkan perintah "nano /etc/samba/smb.conf" untuk melakukan konfigurasi


lalu kalian scroll sampai bagian bawah sendiri dan kalian bisa konfigurasi seperti berikut ini :

[file sharing]
path = /home/datashare
browsable = yes
writeable = yes
guest ok = yes
read only = no

keluar dengan menekan ctrl+o enter dan lanjut ctrl+x untuk save

masukkan perintah "mkdir /home/datashare


masukkan perintah "chmod 777 /home/datashare"


buat folder file dengan memasukkan perintah "cd /home" setelah itu masukan "data share"


kalian buat file dengan memasukakn perintah "nano file_share.txt"keluar dengan menekan ctrl+o enter dan lanjutkan dengan menekan ctrl+x


masukkan perintah "systemctl restart smbd.service" untuk mereset


lakukan konfigurasi IP Address seperti berikut :


Buka windows explorer, pada address bar masukkan "\\<ipaddresskalian>" contoh \\192.168.10.26

jika terlihat direktori bertuliskan Shared Folder seperti pada gambar, maka konfigurasi telah berhasil 


TAMATTTTT


Nah dari praktek tersebut bisa disimpulkan bahwa proses yang dilalui cukup sulit tapi dengan kesabaran dan selalu mempunyai rasa ingin mencoba pasti kita akan berhasil karna "usaha tidak akan menghianati hasil" tetap semangat dan jangan mudah menyerah

Sekian yang bisa aku sampaikan disini kalau ada penulisan atau penjelasan yang kurang tepat aku mohon maaf yang sebesar besarnya sekian dari aku Wasalamualaikum wr. wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONFIGURASI MAIL SERVER. POSTFIX, DOVECOT & ROUNDCUBE PADA DEBIAN 12

KONFIGURASI REMOTE SERVER SSH PADA DEBIAN