INSTALASI DHCP SERVER DEBIAN
Assalamualaikum wr. wb
Hai semuanya perkenalkan aku Nadaa Qurrotu'ainia dari kelas XI TKJ 2, Disini aku akan memberikan penjelasan singkat tentang DHCP
Apasih DHCP itu ?
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol jaringan yang secara otomatis memberi alamat IP dan informasi konfigurasi jaringan lainnya (seperti subnet mask, gateway,dan DNS) kepada perangkat yang terhubung.
Jadi dengan DHCP kita tidak perlu mengatur IP secara manual satu per satu ke setiap komputer, semua langsung dapat IP otomatis dari server DHCP
Apasih kak kegunaan / fungsi DHCP ?
Nah DHCP berfungsi sebagai :
- Mengurangi terjadinya kesalahan konfigurasi IP
- Mengola alamat IP secara otomatis
- mempermudah pengelolaan jaringan yang besar
- Menghemat waktu administator jaringan
Komponen utama :
- DHCP server :Yaitu yang membrikan IP (misalnya router atau server linux)
- DHCP Client : Perangkat yang menerima IP (misalnya laptop,hp,komputer)
Nah Sekarang kita masuk ke bagaimana sih cara menginstal DHCP server pada Debian 10 di virtualbox?
- Buka Software Virtualbox, lalu buka system debian yang telah dilakukan instalasi OS nya
- Login dengan menggunakan User Root kalian
- masukkan perintah "nano /etc/network/interface", lalu tekan enter
- selanjutnya tampilan akan berganti, lakukan prubahan pada perintah #The Primary network interface.
- Masukan perintah:
"auto enp0s3
iface enp0s3 inet static
subnet 192.168.26.1netmask 255.255.255.0network 192.168.10.0broadcast 192.168.26.255
(untuk penggunaan IP disesuaikan dengan keinginan pribadi) Jika sudah tekan tombol Ctrl+x dan Y, lalu tekan Enter
- langkah selanjutnya lakukan restart pada syntax tersebut,dengan menggunakan perintah "/etc/init.d/networking restart".
- jika hasil syntax bertuliskn "OK" maka sudah berhasil melakukan restart
- Langkah selanjutnya, kita akan memasukkan file iso DHCP nya. namun sebelumnya pastikan kalian sudah mamiliki file ISO Debian DVD 2. untuk caranya yang pertama kita arahkan kursor ke bagian atas dan pilih opsi Devices, Selanjutnya pilih bagian Optical Drives, dan Terakhir pilih file iso Debian DVD 2 nya
- Untuk Menambahkan File iso ke dalam Debian 10 kita, Masukkan Perintah "apt-cdrom add". lalu tekan Enter
- Proses Pemasangan File Iso Debian 10 DVD 2 nya akan berjalan seperti gambar dibawah ini. Tunggu hingga selesai
- Selanjutnya masukkan perintah Repository agar System DHCP kita bisa mendapatkan update secara otomatis pada saat terkoneksi Internet. Untuk perintah Repository nya adalah "apt-get update", lalu tekan Enter
- Tunggu Syntax Repository nya berjalan hingga selesai
- Langkah selanjutnya, Lakukan Penginstallan DHCP tersebut dengan menggunakan perintah "apt-get install isc-dhcp-server". Lalu tekan Enter
- Tunggu Syntaxnya berjalan hingga muncul opsi (Y/N). Pilih opsi Y untuk melanjutkan proses penginstalan DHCP nya
- Setelah Selesai, selanjutnya masukkan perintah "nano /etc/dhcp/dhcpd.conf". Lalu tekan Enter
- Tampilan selanjutnya akan berubah seperti gambar dibawah ini
- Selanjutnya cari Tulisan # A slightly different configuration for an internal subnet.
- Pada Tulisan tersebut, Hapus tanda pagar mulai kata range hingga tanda tutup kurung kurawa tersebut. Setelah itu lakukan Perubahan dengan menyesuaikan IP yang kita setting di awal, Seperti Subnet 192.168.26.1 dan netmask 255.255.255.0 lakukan itu dari mulai range hingga option broadcast-address. Sedangkan untuk option domain-name masukkan nama kalian dan diakhiri ( Net / .Com ). setelah itu ketikan Ctrl+x kemudian tekan Y, lalu tekan Enter
- Selanjutnya ketikkan perintah "nano /etc/default/isc-dhcp-server". Dan kemudian tampilan akan berubah seperti gambar di bawah ini
- Pada kalimat INTERFACESv4 isikan dalam tanda kutip "enp0s3". setelah itu tekan Ctrl+x dan pilih ospi Y, lalu tekan Enter
- Selanjutnya lakukan Restarting pada DHCP kalian dengan mengetikkan perintah "/etc/init.d/isc-dhcp-server restart". Lalu tekan Enter
- Jika pada hasil syntax Restarting muncul ( OK ) maka langkah langkah kalian sudah benar dan berhasil
- Yang terakhir kita lakukan pengecekan pada adapter komputer Client kita. Disini saya menggunakan OS laptop saya sebagai komputer Clientnya. Cara untuk pengecekan nya dengan klik kanan logo internet pada pojok kiri bawah, selanjutnya pilih network settings, lalu pilih opsi Change Adapter Options, saya sarankan untuk mematikan atau disabled Adapter Host kita terlebih dulu setelah itu nyalakan kembali atau Enable. Jika Sudah Klik kanan pada adapter tersebut, pilih opsi Properties, dan Cek apakah settingan DHCP kita sudah berhasil.


Komentar
Posting Komentar